FASAL 12 : ADABU SYURBI



 آدَابُ الشُّرْبِ

(Adab Minum)


آدَابُهُ كَثِيْرَةٌ مِنْهَا تَنَاوُلُ الإِنَاءِ بِاليَمِيْنِ وَالنَّظْرُ فِيْهِ قَبْلَ الشُّرْبِ وَالتَّسْمِيَةُ وَالجُلُوْسِ وَمَصُّ الْمَاءِ لِأَنَّ عَبَّهُ يَضُرُّ الكَبِدَ،

Adab minum itu banyak, sebagian daripadanya: memegang gelas dengan tangan kanan, melihat pada air sebelum meminumnya, membaca Bismillah, duduk, menghisap air, karena meneguk akan memudharatkan jantung. 


قَالَ النَّبِي صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ "مُصُّوْا المَاءَ مَصًّا وَلَا تَعُبُّوهُ عَبًّا" Telah bersabdalah Nabi Muhammad SAW “Hisaplah air, jangan kamu meneguknya.”


وَمِنْهَا الشُّرْبُ فِى ثَلَاثَةِ أَنْفَاسٍ يُسَمِّى فِى كُلِّ وَاحِدٍ وَيَحْمَدُ فِى آخِرِهِ وَلَا يَتَنَفَّسُ فِى الإِنَاءِ وَلَا يَتَجَشَّأُ فِيْهِ 

Dan sebagian daripadanya itu: Meminum dengan tiga nafas, dibaca Bismillah pada tiap-tiap satu nafas, membaca Alhamdulillah pada akhirnya, tidak bernafas dan bersendawa dalam gelas


وَإِذَا شَرِبَ وَأَرَادَ أَنْ يَسْقِيَ غَيْرَهُ فَلْيُقَدِّمْ مَنْ عَلَى يَمِيْنِهِ عَلَى مَنْ بٍيَسَارِهِ وَلَوْ كَانَ أَفْضَلَ 

apabila seseorang meminum dan ingin menuangkan (memberikan) air untuk orang lain, maka hendaklah didahulukan orang sebelah kanannya dari kirinya, walau orang sebelah kiri lebih baik


لِأَنَّ النَّبٍيَّ صَلَّى اللْٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَّ سَقَى أَعْرَابٍيًّا كَانَ عَلَى يَمِيْنِهِ قَبْلَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمَا وَقَالَ الأَيْمَنُ فَالأَيْمَنُ 

 (terhormat) karena sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam memberikan minum untuk orang Arab badui yang ada sebelah kanannya sebelum Abu Bakar dan Umar Radhiallahu'anhu, Nabi bersabda:   “Kanan didahulukan ! Lalu kanan didahulukan !”