FASAL 8 : AL-ULFAH



الأُلْفَةُ

(Ramah)


الأُلْفَةُ هِى الإِسْتِئْنَاسُ بِالنَّاسِ وَالفَرْحُ بِلَقَائِهِم. وَأَسْبَابُهَا خَمْسَةٌ :

Persahabatan adalah beramah tamah dengan manusia dan gembira saat bertemu mereka. Sebab-sebab timbulnya persahabat ada lima:


أَوَّلُهَا الدِّيْنُ : لِأَنَّ كَمَالَ الإِيْمَانِ يُوْجِبُ العَطْفَ

Pertama : agama, karena sempurnanya iman akan menyebabkan kasih sayang.


وَثَانِيْهَا النَّسَبُ : لِأَنَّ الإِنْسَانَ يَحْنُو عَلَى أَقَارِبِهِ وَيَتَوَدَّدُ إِلَيْهِمْ وَيَكُفُّ الأَذَى عَنْهُمْ، كَمَا قَالَ النَّبِى صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الرَّحِمَ إِذَا تَمَاسَّتْ تَعَاطَفَتْ 

Kedua : keturunan (nasab), karena manusia cenderung pada kerabatnya, mencintainya, dan menahan disakiti mereka, seperti sabda Nabi SAW: “Sesungguhnya kasih-sayang apabila saling bersentuhan akan menimbulkan simpati.


وَثَالِثُهَا الْـمُصَاهَرَةُ : لِأَنَّ الإِنْسَانَ إِذَا أَحَبَّ عِرْسَهُ أَحَبَّ كُلَّ مَنْ يَنْتَمِى إِلَيْهَا 

Ketiga : perkawinan, karena manusia bila mencintai istrinya akan mencintai semua yang berhubungan dengan istrinya (begitu juga istri).


قاَلَ خَالِدُ بْنُ يَزِيْدَ بْنِ مُعَاوِيَةَ : كَانَ أبْغَضَ خَلْقِ اللّٰهِ إِلَيَّ آلُ الزُّبَيْرِ حَتَّى تَزَوَّجْتُ مِنْهُمْ فَصَارُوا أَحَبَّ خَلْقِ اللّٰهِ إِلَيَّ 

Berkata Khalid Bin Yazid bin Mu’awwiyyah : “Makluk Allah yang paling kubenci adalah keluarga Zubair hingga kunikahi salah satu diantara saudara mereka maka jadilah mereka  orang yang paling kucintai mereka.”


وَرَابِعُهَا البِرُّ : وَهُوَ الإِحْسَانُ إِلَى النَّاسِ

Keempat : kebaikan, Kebaikan adalah berbuat baik kepada manusia..


قَالَ الشَّاعِرُ

Berkata seorang penyair:


أَحْسِنْ إِلَى النَّاسِ تَسْتَعْبِدْ قُلُوْبَهُمْ فَطَالَمَا اسْتَعْبَدَ الإِنْسَانَ إِحْسَانٌ

Berbuatlah kebaikan terhadap manusia niscaya tunduklah hati mereka.Maka senantiasa kebaikan menundukkan manusia.


وَخَامِسُهَا الأَخَاءُ، كَمَا آخَى رَسُولُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ المُهَاجِرِيْنَ وَالأَنْصَارِ لِتَقَوَّى رَابِطَتُهُمْ وَتَزِيْدَ أُلْفَتُهُمْ 

Kelima : persaudaraan. Persaudaraan adalah seperti Rasullullah mempersaudarakan antara Muhajirin dan Ansar agar eratlah hubungan dan bertambahlah persaudaraan (persahabatan) mereka


وَأَمَّا فَضْلُ الأُلْفَةِ : فَالْإٍفَادَةُ وَالْإِسْتِفَادَةُ، وَالتَّعَاوُنُ عَلَى البِرِّ والتقوى ، وبذلك تستقيم الأحوال وتعتدل الأمو 

Adapun kelebihan persahabatan adalah memberi faedah dan mengambil faedah, tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa, dengan demikian tepatlah kondisi dan seimbanglah urusan.


قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ

Allah SWT berfirman: Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. (Q.S Ali Imran: 103).